Wed. Jan 20th, 2021

BLAM

KEREN

Tiga Kepala Urusan di BLAM Beralih ke Jabatan Fungsional

3 min read

Kasubag TU BLAM, Nelly, MM, menyaksikan pelantikan dan pengambilan sumpah Pegawai BLAM, Nasrun, Asnianti, dan Nazaruddin, Selasa, 22 Desember 2020. Foto: Istimewa.

1,708 total views, 2 views today

MAKASSAR, BLAM – Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, Prof. Dr. H. Achmad Gunaryo, M. Soc.Sc, melantik dan mengangkat sumpah/janji sebanyak 21 pejabat fungsional di lingkungan Badan Litbang dan Diklat, Selasa, 22 Desember 2020, pukul 10.00 Wita, secara virtual melalui tayangan aplikasi zoom.

Sebanyak 21 pejabat fungsional yang dilantik ini merupakan tindaklanjut dari surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (RI) tentang Persetujuan Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional di lingkungan Kementerian Agama RI.

Dari 21 pejabat fungsional tersebut, tiga di antaranya Pegawai Balai Litbang Agama Makassar, yaitu Nasrun Karami Albone, Asnianti, dan Nazaruddin Nawir.

Nasrun Karami Albone, yang sebelumnya menjabat Kepala Urusan Perencana dan Keuangan BLAM, kini menduduki jabatan Perencana Ahli.

Asnianti, yang tadinya Kepala Urusan Umum BLAM, kini beralih menjadi Arsiparis Ahli Pertama.

Sementara Nazaruddin Nawir, yang sebelumnya Kepala Urusan Organisasi Tata Laksana dan Kepegawaian BLAM, kini memegang jabatan Analisis SDM Aparatur Ahli Pertama.

Meski pelantikan dan pengangkatan sumpah/janji dilakukan melalui aplikasi zoom, namun jalannya pelantikan yang digelar di Aula Kantor BLAM lantai tiga, tetap berjalan sakral dan khidmat.

Kasubag Tata Usaha BLAM, Nelly, MM, dan beberapa pegawai ikut hadir menyaksikan pelantikan dan pengambilan sumpah di kantor hingga selesai.

Kepala BLAM, Dr. H. Saprillah, M.Si, tidak bisa hadir secara langsung di kantor, lantaran tengah melakukan perjalanan dinas luar kota. Namun, setibanya di kota tujuan, Saprillah tetap menyaksikan pelantikan tersebut di layar  zoom hingga acara berakhir.

Lalu, apa sebenarnya Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional?

Kalau merujuk buku Panduan Pelaksanaan Penyetaraan Jabatan Administratif ke Jabatan Fungsional Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, 2020, maka ada dua dasar hukum yang melandasinya. Pertama, Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2020 sebagai perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil; dan kedua, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 28 tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional.

Sedangkan tujuan Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional, sekali lagi merujuk buku panduan tersebut, adalah upaya menciptakan birokrasi yang lebih dinamis dan profesional sebagai upaya peningkatan efektifitas dan efesiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik.

Kantor BLAM

Sementara itu, seusai pelantikan dan pengangkatan sumpah/janji, beberapa pegawai di Kantor BLAM langsung memberikan ucapan selamat kepada Nasrun, Asnianti, dan Nazaruddin.

Kasubag TU, Nelly, MM, menyatakan, pelantikan jabatan fungsional tertentu di lingkungan BLAM, merupakan rangkaian dari program penyederhanaan birokrasi melalui penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam jabatan fungsional.

Menurutnya, tujuan penyetaraan jabatan administrasi ke fungsional ini adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efesien organisasi guna mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik.

“Banyak keuntungan yang bisa diperoleh dengan menjadi pejabat fungsional. Misalnya, masa kerja lebih panjang dan dari segi prestise, jabatan fungsional bukan jabatan yang bisa diisi oleh orang lain, karena pengisinya mesti berdasarkan keahlian dan keterampilan tertentu dengan sertifikat. Jadi, semakin tinggi jabatan fungsional seseorang, berarti semakin tinggi pula keahliannya di bidang tersebut,” kata Nelly.

Mewakili Kepala BLAM yang tidak sempat hadir, Nelly memberikan ucapan selamat buat ketiganya.

“Sekali lagi, kami mengucapkan selamat buat Pak Nasrun, Ibu Asnianti, dan Pak Nazaruddin yang baru dilantik. Semoga Bapak dan Ibu senantiasa bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai pengalaman dan kompetensi yang dimiliki,” imbuh Nelly. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *