Tue. Jan 19th, 2021

BLAM

KEREN

Kanwil Kemenag Sulbar Ajak BLAM Kolaboratif

2 min read

Kepala BLAM, Dr. H. Saprillah, M.Si, bersama Kabid Pelaksana Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulbar, Suharli, Senin, 21 Desember 2020. Foto: Dok. BLAM.

3,125 total views, 2 views today

MAKASSAR, BLAM – Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Barat (Sulbar) kepincut dengan beberapa temuan riset dan produk Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), terutama masalah haji dan umrah.

Buktinya, Kepala Bidang Pelaksana Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulbar, Suharli, mengunjungi Kantor BLAM dan bertemu Kepala BLAM, Dr. H. Saprillah, M.Si, di ruang kerjanya, Senin, 21 Desember 2020.

Suharli dan Saprillah membahas apa yang bisa mereka kerjasamakan dengan Kanwil Kemenag Sulbar, Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, dan BLAM berkaitan haji dan umrah.

Suharli ingin mengetahui hasil-hasil riset BLAM untuk dijadikan kerangka dasar dalam penyusunan program-program maupun kebijakan dalam upaya peningkatan kualitas layanan haji dan umrah di Sulbar.

“Ke depan, kami tentunya mengharapkan bisa bekerjasama dengan BLAM, terutama dalam hal penyediaan data dan informasi pelayanan haji dan umrah,” kata Suharli.

Kepala BLAM, Saprillah, menyambut positif agenda kerjasama ini. Menurutnya, kerja-kerja riset dan kegiatan pengembangan BLAM memang untuk menghasilkan berbagai produk, yang nantinya bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh stakeholder.

“Setiap hasil penelitian yang kami lakukan hendaknya dijadikan dasar informasi oleh pengambil kebijakan, khususnya di tingkat kanwil kemenag, baik dalam rangka melakukan evaluasi, menyusun program, dan lebih bagus lagi, untuk membuat kebijakan berbasis lokal,” kata Saprillah.

Sekaitan dengan apa yang ingin dikerjasamakan, Saprillah kemudian menyarankan untuk melihat kebutuhan apa yang dianggap paling mendesak; apakah kebijakan haji, manasik haji, atau hal-hal lainnya.

Saprillah kembali menyarankan Kabid PHU sebagai alumni PKA, yang telah membuat proyek perubahan dalam bentuk aplikasi “Si Haji Lancar.”

“Sebaiknya, ini saja yang coba dievaluasi, di mana keunggulan dan titik lemahnya dari aplikasi kita. Tentunya, masih ada beberapa hal yang perlu kita matangkan bersama antara BLAM dan Bidang PHU, dan kami selalu siap untuk memfasilitasinya,” ujar Saprillah. (sta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *