Tue. Jan 19th, 2021

BLAM

KEREN

Kanwil Kemenag Kaltim “Tantang” BLAM Riset KUB Berbasis Kabupaten & Kota

2 min read

Kepala BLAM, Dr. H. Saprillah, M.Si, bersama Kakanwil Kemenag Kaltim, Masrawan, M.Ag, dan Kabag TU Kanwil Kemenag Kaltim, Mohlis, Selasa, 22 Desember 2020. Foto: Dok. BLAM.

3,323 total views, 2 views today

SAMARINDA, BLAM – Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Timur (Kaltim) “menantang” Balai Litbang Agama Makassar untuk melakukan riset Kerukunan Umat Beragama (KUB) di kabupaten/kota di Kaltim. Mereka belum punya data riset KUB untuk tingkat kabupaten/kota.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Kaltim, Mohlis, saat menerima kunjungan Kepala BLAM, Dr. H. Saprillah, M.Si, di ruang kerjanya, Selasa, 22 Desember 2020. Saprillah ditemani Peneliti Sitti Arafah dan Bagian Perencanaan dan Keuangan BLAM, Zakia.

Mohlis menyatakan, Pemerintah Provinsi Kaltim memiliki program terkait pemberian penghargaan kepada bupati/walikota yang memiliki tingkat kerukukan paling tinggi. Selama ini, kata dia, mereka hanya memiliki data KUB di tingkat provinsi saja.

Nah, kalau tingkat kabupaten dan kota, kami belum punya datanya. Padahal, ini sangat penting sebagai dasar untuk memberikan award kepada masing-masing daerah yang memiliki sumbangsih besar terhadap kerukunan. Jika BLAM bisa melakukan riset KUB di kabupaten dan kota, kami akan sangat bergembira,” kata Mohlis.

Saprillah mengapresiasi keinginan Kanwil Kemenag Katim. Bahkan, kata dia, kedatangan BLAM ke Kaltim sebenarnya ingin menawarkan apa yang bisa mereka kerjasamakan.

“Kami juga menawarkan hal serupa dengan Kanwil Sulawesi Tenggara terkait Indeks KUB per kabupaten dan kota. Demikian pula Kanwil Sulawesi Barat terkait haji, Moderasi Beragama, Indeks Kesalehan Sosial, termasuk KUB. Semua memberikan respon positif,” kata Saprillah.

Saprillah menyatakan, dalam hal bentuk kerjasama ini, tentu ada beberapa kesepakatan bersama yang mesti diketahui. Misalnya, BLAM bertindak selaku konsultan, yang nantinya bertugas menyiapkan hal-hal yang sifatnya substansi, seperti instrumen penelitian, penentuan responden, dan analisisnya.

“Sementara nantinya, kanwil yang mengatur para petugas yang akan mengedarkan angketnya, sehingga pekerjaan ini menjadi ringan. Saya kira, ini hal yang sederhana dan akan mudah kita lakukan bersama,” kata Pepi, panggilan akrab Saprillah.

Mohlis kembali merespon apa yang dikatakan Saprillah. Bahkan, ia bersedia memfasilitasi program-program yang akan dirancang bersama itu kepada pengambil kebijakan di tingkat Pemprov Kaltim, sehingga program ini bisa dilakukan bersama Kanwil Kemenag Kaltim, BLAM, dan Pemprov Kaltim.

“Kami berharap BLAM Litbang menyiapakan proposal atau rancangan kegiatannya seperti apa. Dan, Insya Allah saya akan menyambungkannya kepada pemerintah daerah, dalam hal Gubernur Kaltim,” kata Mohlis.

Talk Show

Selain silaturahmi ke Kanwil Kemenag Kaltim, Saprillah juga akan melakukan talk show secara Live di Radio Suara Samarinda frekwensi 91,7 FM, Rabu, 22 Desember 2020, pukul 08.00 hingga 10.00 Wita.

Di acara bertajuk “Membangun Moderasi Beragama di Indonesia: Tantangan dan Hambatan”, Saprillah bakal berduet dengan Asman Azis, MA, Pembina Gusdurian Kaltim dan Ketua Lakpesdam Nahdlatul Ulama Kaltim. Acara ini ikut disiarkan langsung “BLAM Corner.” (sta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *