Wed. Dec 2nd, 2020

BLAM

KEREN

Keren! BLAM Siap Luncurkan Empat Aplikasi Berbasis Smartphone, Beroperasi Desember 2020

2 min read

BLAM akan meluncurkan empat aplikasi berbasis smartphone. Foto: Istimewa.

10,603 total views, 80 views today

MAKASSAR, BLAM – Balai Litbang Agama Makassar (BLAM) tak pernah kehabisan ide untuk mengeluarkan produk-produk terbaru.

Yang teranyar, BLAM kini tengah menyiapkan peluncuran produk terbarunya berupa aplikasi berbasis smartphone. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya empat aplikasi!

“Insya Allah kami melaunching empat produk aplikasi berbasis smartphone Desember 2020. Empat aplikasi yang akan dikeluarkan ini merupakan lanjutan dari kegiatan pengembangan Peneliti BLAM,” kata Kepala BLAM, Dr. H. Saprillah, M.Si, Kamis, 19 November 2020.

Ingin tahu apa saja empat aplikasi tersebut? Baso Marannu, Peneliti BLAM, sekaligus kreator aplikasi ini, membocorkan rahasianya, berikut nama-nama aplikasi tersebut.

Aplikasi pertama diberi nama “Peta Keagamaan.” Aplikasi berbasis appsheet ini merupakan peta tematik keagamaan, yang fungsinya membantu kementerian agama untuk memetakan secara tematik perkembangan keagamaan pada suatu daerah secara online dan real time. Program ini merupakan hasil pengembangan Peneliti Bidang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan BLAM.

“Peta keagamaan ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan, pembuatan, dan penggunaan. Pemanfaatannya pun sangat mudah dipelajari,” kata Baso Marannu.

Aplikasi kedua bernama “SIDIPHAK (Sistem Distribusi dan Pemanfataan Hasil Kelitbangan.” Aplikasi berbasis android ini dapat digunakan untuk mengetahui hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan BLAM.

Kelebihan aplikasi SIDIPHAK, adalah kategorisasi hasil Kelitbangan berdasarkan wilayah kerja BLAM yang mencakup 12 provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

“Dengan melihat hasil kelitbangan di aplikasi SIDIPHAK, stakeholder di kementerian agama dapat mengetahui hasil temuan riset BLAM di semua wilayah kerjanya. Nah, bagi stakeholder, mereka bisa menjadikan temuan riset BLAM ini sebagai bahan pertimbangan untuk mengeluarkan kebijakan di lembaganya,” kata Baso Marannu.

Aplikasi selanjutnya, “Klick Naskah Klasik Keagamaan” (berbasis android). Aplikasi ini memuat tentang naskah-naskah klasik keagamaan di KTI, yang telah didigitalisasi Tim Peneliti Bidang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi BLAM.

“Yang menjadi kelebihan aplikasi Klick Naskah Klasik Keagamaan, adalah seluruh naskah dapat didownload secara mudah dalam bentuk PDF (Portable Document Format) sesuai naskah aslinya, termasuk beberapa naskah yang sudah diterjemahkan,” jelas Baso Marannu.

Aplikasi terakhir, “Klick Sekolah Rukun,” yang juga berbasis android. Aplikasi ini merupakan lanjutan dari kegiatan pengembangan Peneliti Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan BLAM.

“Nantinya, aplikasi ini membantu sekolah-sekolah atau madrasah untuk memprogramkan sekolah mereka menjadi sekolah berbasis kerukunan,” kata Baso Marannu, yang juga Agen Perubahan BLAM. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright ©BLAMakassar2019 | Newsphere by AF themes.