Thu. Sep 24th, 2020

BLAM

KEREN

BLAM & Kemenag Palopo Agendakan MoU Aplikasi Peta Keagamaan

2 min read

Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, berkunjung di Kemenag Palopo. Foto: Dok. BLAM

3,248 total views, 2 views today

PALOPO, BLAM — Balai Litbang Agama Makassar (BLAM) dan Kemenag Kota Palopo mengagendakan kerjasama dalam bentuk Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) mengenai Aplikasi Peta Keagamaan.

Aplikasi Peta Keagamaan merupakan salah satu produk Peneliti BLAM, yang dihasilkan dari kegiatan pengembangan (workshop).

Hal tersebut menjadi salah satu perbincangan penting antara Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, dengan Kepala Kemenag Kota Palopo, Dr. Muh. Rusdi Hasyim, M.Ag, di Kantor Kemenag Palopo, Senin, 10 Agustus 2020.

Saprillah berkunjung ke Kantor Kemenag Palopo, sekaligus untuk silaturrahmi. Saprillah ditemani Peneliti BLAM, Sitti Arafah dan Israpil, yang saat itu melakukan penjajakan lapangan atau studi awal penelitian tahap kedua di daerah tersebut.

“Aplikasi Peta Keagamaan ini bisa digunakan oleh para penyuluh agama dalam melakukan pendataan keagamaan, sehingga akan memberikan kemudahan bagi siapa saja yang akan mengakses atau membutuhkan data keagamaan. Aplikasi ini sangat mudah juga diaplikasikan oleh para penyuluh,” kata Saprillah.

Selain itu, kata Saprillah, Aplikasi Peta Keagamaan, ini bisa juga untuk difungsikan untuk memantau perkembangan atau dinamika kelompok keagamaan yang berkembang di desa, kelurahan, dan kecamatan.

“Oleh karena itu, kami berharap antara Balai Litbang Agama dan Kemenag Palopo bisa kerjasama dalam hal menfasilitasi para peserta, dan kami akan menyiapkan teman-teman peneliti untuk berbagi ilmu,” kata pria kelahiran 1977, ini.

Kemenag Palopo, Muh. Rusdi Hasyim, memberikan respon positif terhadap produk Aplikasi Peta Keagamaan yang dihasilkan Peneliti BLAM. Ia pun berharap kedua lembaga, yang sama-sama bernaung di Kementerian Agama ini, bisa mewujudkan kerjasama ini.

“Kami berharap kerjasama ini bisa terwujud dalam bentuk MoU. Dengan begitu, kami tentu berharap BLAM memberikan pelatihan kepada para penyuluh kami di sembilan kecamatan di Palopo, sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan lainnya. Tidak hanya pada pembinaan di Majelis Taklim dan Pengajian di TK/TPA, tetapi juga pekerjaan penting lainnya,” imbuh Rusdi. (sta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *