Sat. Dec 5th, 2020

BLAM

KEREN

Diskusi Webinar “BLAM Corner” selalu Penuh Peserta

2 min read

Salah satu tema yang didiskusikan di "BLAM Corner." Sumber gambar: Baso Marannu

2,391 total views, 4 views today

MAKASSAR, BLAM – Hantaman wabah pandemik Covid-19, ternyata tidak menghalangi Balai Litbang Agama Makassar (BLAM) melakukan kreativitas. Salah satunya, BLAM tetap menggelar diskusi di dunia maya, atau bahasa kerennya, webinar, yang diberi nama “BLAM Corner.”

Tujuan “BLAM Corner” adalah membuka ruang diskusi, sekaligus merespon isu-isu terkini, dengan melibatkan atau menghadirkan berbagai kalangan lintas disiplin.

“Sebenarnya, ide awal “BLAM Corner” diadakan di kantor. Namun, karena kita menghadapi masa pandemik Covid-19, dan tidak memungkinkan melaksanakan di kantor, maka kita mengadakannya dalam bentuk webinar,” kata Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, Senin, 15 Juni 2020.

Tema-tema yang diangkat dalam diskusi BLAM Corner adalah tema-tema aktual dan menjadi perbincangan hangat publik. Pasca Idul Fitri, “BLAM Corner” sudah dua kali mengadakan diskusi webinar, yang kesemuanya mendapat sambutan antusias peserta di dunia maya.

Pada webinar pertama, “BLAM Corner” mengangkat tema “Dilema Lembaga Pendidikan Agama Menuju New Normal. Sementara pada webinar kedua mengambil tema “Diskursus Seksualitas dalam Naskah Klasik (Seksualitas sebagai Basis Peradaban).”

Para pembicara atau narasumber yang dihadirkan “BLAM Corner”, merupakan orang-orang pilihan, yang berasal dari kalangan akademisi, peneliti, dan aktivis.

Setidaknya, mereka yang dipercaya menjadi narasumber dianggap memahami tema-tema yang lagi perbincangkan, sekaligus menguatkannya dengan temuan data atau informasi terkini.

Saprillah menyatakan, sebenarnya banyak hal penting yang bisa diperbincangkan bersama. Dari bincang-bincang bersama dengan berbagai kalangan dan multidisiplin keilmuan, mereka bisa menemukan dan kemudian melahirkan sebuah perspektif baru.

“Tentunya ini menjadi harapan kita semua, bahwa apa yang kita diskusikan ini dapat melahirkan perspektif baru dan memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan keagamaan dan kebangsaan,” kata Saprillah.

Bila kondisi sudah bebas Covid-19, semua kegiatan diskusi “BLAM Corner” bakal dihelat di Kantor BLAM. Sebab, hajatan ini dipergunakan juga untuk pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia) internal Peneliti BLAM. Seperti, bedah buku, mendiskusikan teori-teori tertentu, hingga membahas kegiatan pengembangan (workshop) masing-masing bidang penelitian. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *