Sun. Nov 29th, 2020

BLAM

KEREN

Lagi, BLAM Kembali Perpanjang WFH Hingga 29 Mei 2020

2 min read

Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si. Foto: Dok. BLAM.

6,255 total views, 2 views today

MAKASSAR, BLAM – Balai Litbang Agama Makassar (BLAM) kembali memperpanjang masa beraktivitas di rumah, atau Work From Home (WFH), hingga 29 Mei 2020.

Dengan begitu, BLAM kini sudah terhitung tiga kali memperpanjang WFH.

Sesuai jadwal terakhir dan berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama, masa WFH BLAM sebenarnya berakhir pada 13 Mei 2020. Namun, karena belum ada tanda-tanda wabah Covid-19 berakhir, WFH kemudian diperpanjang lagi.

Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, menyatakan, BLAM kembali menambah waktu WFH sampai pada 29 Mei 2020, lantaran merujuk Surat Edaran yang dikeluarkan Menteri Agama Republik Indonesia, Facrul Razi, yang ditetapkan 13 Mei 2020.

Surat Edaran Menteri Agama yang dimaksud, adalah Nomor 12 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Menteri Agama Nomor 9 tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja bagi Pegawai Kementerian Agama yang berada di wilayah dengan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Perpanjangan Masa Pelaksanaan Tugas Kedinasan di Rumah Tempat Tinggal.

Mengenai sampai kapan masa WFH berakhir, Saprillah sendiri tidak mengetahuinya. Boleh jadi, kalau kondisinya dianggap belum memungkinkan masuk kantor, WFH akan diperpanjang lagi. Hal itu dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Namun, Ketua Lakpesdam Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, ini berharap, negara Indonesia segera pulih dan normal kembali, akibat terjangan pandemik corona.

“Kita semua berharap dan berdoa, semoga wabah Covid-19 di Indonesia segera berakhir dan kehidupan kita normal kembali seperti sediakala,” imbuh Saprillah, Rabu, 13 Mei 2020.

Meskipun WFH diperpanjang, aktivitas di BLAM tidak berubah. Para peneliti dan pegawai BLAM tetap melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Memang, ada beberapa jadwal kegiatan yang terpaksa berubah atau ditiadakan, akibat virus corona ini. Tapi, itu bukan berarti kita lantas tidak melakukan pekerjaan lagi. Sebab, masih banyak pekerjaan lain yang mesti kita kerjakan dan selesaikan sesuai batas jadwal deadline,” kata pria berdarah Palopo, ini.

Selain itu, Saprillah mengaku gembira dengan kinerja Peneliti BLAM di masa-masa WFH.

Menurutnya, meskipun beraktivitas di rumah, para peneliti diakui tetap produktif menelorkan karya-karya ilmiah, seperti menulis artikel di jurnal, menulis artikel di website, serta menjadi narasumber pada kegiatan diskusi dengan beragam komunitas di webinar. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *