Sat. Dec 5th, 2020

BLAM

KEREN

Saprillah Tak Ingin Ada Pekerjaan Tertunda di Masa-masa WFH

2 min read

Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, berdiskusi dengan peneliti. Foto: Dok. BLAM.

2,713 total views, 2 views today

MAKASSAR, BLAM –  Meski berkantor di rumah, atau Work From Home (WFH), bukan berarti komunikasi pekerjaan di Kantor Balai Litbang Agama Makassar (BLAM) tidak berjalan.

Tempat kerjanya saja yang berpindah, tetapi komunikasi berkaitan pekerjaan tetap lancar-lancar dan berjalan seperti biasanya. Seperti itulah gambaran keseharian peneliti dan pegawai di lingkungan BLAM.

Setiap hari, H. Saprillah, M.Si, selaku Kepala BLAM, selalu melakukan mengecek dan memonitoring pekerjaan peneliti maupun pegawai selama melakukan kegiatan WFH. Setidaknya, meski berkantor di rumah, ia tidak menginginkan ada pekerjaan tertunda atau terbengkalai.

“Kegiatan yang telah kita susun itu jadwalnya sudah padat. Jadi, walaupun saat ini kita WFH, kita mesti menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, supaya tidak mengganggu atau tumpang-tindih dengan jadwal kegiatan lain,” kata Saprillah.

Sejak virus Corona menerjang Indonesia, pemerintah mengeluarkan imbauan kepada instansi negara untuk melakukan kegiatan di rumah. BLAM, yang berada di bawah naungan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, sudah beraktivitas WFH sejak 18 Maret 2020.

Bahkan, sejak 30 Maret 2020, Menteri Agama, Fachrul Razi, mengeluarkan lagi Surat Edaran bernomor SE. 5 Tahun 2020 tentang “Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid 19, yang isinya memperpanjang WFH hingga 21 April 2020, dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai perkembangan situasi dan kondisi.

Di BLAM sendiri, komunikasi dan diskusi berkaitan pekerjaan hampir tidak pernah terputus. Malah, sebelum wabah corona menerjang, diskusi selalu berjalan aktif di Grup Whatsapp BLAM, yang seluruh anggotanya peneliti dan pegawai.

Namun, sejak “ngantor” di rumah, diskusi tersebut kadang diselingi komunikasi bertatap muka menggunakan aplikasi video conference.

Apalagi, surat Edaran Menteri Agama itu, meminta juga kepada seluruh pegawai untuk tetap bekerja dan beraktivitas seperti biasa, dan melaporkan pekerjaannya kepada atasan masing-masing melalui teknologi online.

“Semoga saja virus corona ini segera berakhir, dan kita semua bisa masuk kantor dan bekerja seperti biasanya,” imbuh Saprillah. (ir) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *