Sun. Apr 5th, 2020

BLAM

KEREN

Kunjungi BLAM, Kapus Lektur Rencanakan Riset Kolaborasi

2 min read

Kapus Lektur, Dr. H.M. Zain (kiri) dan Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, Jumat, 14 Februari 2020. Foto: Dok. BLAM

2,096 total views, 2 views today

MAKASSAR, BLAM – Kapus Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan diklat Kemenag RI., Dr. H. Muh. Zain, mengunjungi Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), Jumat, 14 Februari 2020.

Zain bertandang untuk melakukan koordinasi kegiatan program penelitian dan pengembangan kelekturan. Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, menerima Zain di ruang kerjanya, ditemani Koordinator Bidang Lektur BLAM, Abu Muslim, dan semua Peneliti Lektur.

Banyak hal dikemukakan Zain pada kunjungan ini. Salah satunya, merencanakan riset kolaborasi dengan mengambil lokasi penelitian di luar negeri. Bahkan, penelitian kolaborasi ke luar negeri ini akan melibatkan sejumlah peneliti yang berada di bawah naungan lingkungan Badan Litbang dan Diklat.

“Insya Allah kita akan merumuskan tema-tema penelitian untuk dikolaborasikan. Soal anggaran, saya kira tidak ada masalah, karena anggaran SBKU (Standar Biaya Keluaran Umum) yang disediakan cukup besar. Kelebihan dana SBKU dapat dipergunakan untuk melakukan penelitian kolaborasi,” katanya.

Menurut Zain, penelitian kolaborasi ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) peneliti. Karena itu, semua peneliti memiliki peluang sama untuk terlibat dan dilibatkan pada penelitian kolaborasi.

“Semua peneliti di pusat dan di daerah berpeluang sama untuk dilibatkan dalam penelitian kolaborasi ini,” tegas putra Mandar, Sulawesi Barat, ini.

Selain itu, Zain kembali mengingatkan kepada Peneliti Bidang Lektur untuk mengkaji naskah-naskah klasik yang mereka peroleh. Selama ini, Peneliti Lektur hanya melakukan pengumpulan atau inventarisasi naskah, dan belum melakukan kajian naskah.

“Selama ini, kita sudah melakukan digitalisasi naskah. Nah, ke depannya, kita sudah mengkaji naskah-naskah yang sudah kita,” katanya.

Pada pertemuan ini, Kapus Lektur juga memberikan apresiasi tinggi terhadap hasil kegiatan pengembangan Peneliti Bidang Lektur BLAM yang dilakukan pada 2019 berupa cerita bergambar beraksara lontara, yang mengusung tema moderasi beragama.

Bahkan, Kapus Lektur tertarik membuatkan cerita bergambar beraksara lontara itu dalam bentuk animasi.

“Kami siap menyediakan dana dan animator untuk pembuatan animasi cerita bergambar beraksara lontara,” imbuh Zain. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *