Sun. Apr 5th, 2020

BLAM

KEREN

Peneliti BLAM Studi Awal, Saprillah: Tantangan Peneliti Semakin Besar

2 min read

Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si (tengah), bersama Gubernur Sulsel, dan Kakanwil Kemenag Sulsel, pada sebuah acara di Makassar. Foto: Dok. BLAM

4,858 total views, 4 views today

MAKASSAR, BLAM – Peneliti Balai Litbang Agama Makassar (BLAM) melakukan studi awal, atau penjajakan lapangan, Selasa, 21 Januari 2020. Peneliti bertolak ke lokasi penelitian masing-masing untuk mencari data awal terkait tema riset yang mereka lakukan.

Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, mengimbau kepada seluruh peneliti untuk memahami betul apa yang mereka cari di lapangan, yang didasarkan pada hasil pembahasan desain operasional atau proposal penelitian.

“Tantangan penelitian dari tahun ke tahun semakin besar. Karena itu, untuk studi awal ini, dibutuhkan keseriusan dari para peneliti untuk memetakan persoalan, sehingga kita bisa menemukan angle yang tepat dalam memotret realitas di lapangan,” kata Saprillah, Selasa, 21 Januari 2020.

Tahap studi awal dilakukan selama sepekan, terhitung 21 hingga 27 Januari 2020. Pada tahap ini, peneliti akan menjajaki apakah tema penelitian yang mereka lakukan di lokasi masing-masing sudah dianggap tepat.

Misalnya, apakah data lapangan yang mereka butuhkan tersedia, apakah sudah menemukan orang-orang yang nantinya dijadikan informan lapangan, dan sebagainya. Apabila, katakanlah, dianggap tidak sesuai, peneliti bersangkutan akan mengusulkan pindah ke lokasi lain melalui rapat bidang penelitian bersangkutan, dan tentunya mendapat persetujuan Kepala BLAM.

Selain itu, kendala-kendala yang bakal dihadapi di lapangan (kendala teknis dan non teknis), juga menjadi perhatian peneliti. Setidaknya, peneliti sudah bisa menebak apa-apa saja kendala mereka nanti, dan bagaimana menghadapi kendala tersebut dengan lancar.

Setelah studi awal, peneliti akan mempresentasikan hasil temuan mereka dalam kegiatan Pendalaman Teori, yang menghadirkan narasumber, Peneliti BLAM, dan peserta dari luar (akademisi, guru, stake holder, aktivis).

Pada riset tahap pertama 2020, Peneliti BLAM bakal berkonsentrasi meneliti mengenai keragaman Moderasi Beragama di Kawasan Timur Indonesia.

Bidang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi, misalnya, meneliti “Moderasi Beragama dalam Kearifan Lokal Masyarakat,” Bidang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan meneliti “Media Online dan Pembentukan Pemahaman Keagamaan Siswa”, dan Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan meneliti “Pemahaman Kebhinnekaan Peserta Didik Madrasah.”

Sedangkan Peneliti Ahli Utama akan melakukan riset tentang “Pemikiran dan Praktik Moderasi Beragama di Berbagai Lembaga Pendidikan Keagamaan.” (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *