Tue. Mar 31st, 2020

BLAM

KEREN

BLAM Umumkan Seleksi Berkas CPNS 2019, Lulus Berkas 580, Tidak Lulus 182

2 min read

Suasana kerja Pegawai BLAM pada suatu kegiatan. Foto: M. Irfan

4,199 total views, 10 views today

MAKASSAR, BLAM – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang memasukkan surat lamaran di Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), akhirnya diumumkan Senin malam, 16 Desember 2019.

Dari 762 keseluruhan pelamar, mereka yang dinyatakan lulus berkas atau Memenuhi Syarat (MS) sebanyak 580 orang, sedangkan yang termasuk Tidak Memenuhi Syarat (TMS) adalah 182 orang.

Pada 2019 ini, BLAM akan merekrut sembilan CPNS untuk menempati lima formasi berbeda, yaitu Ahli Pertama Peneliti sebanyak empat orang, Ahli Pertama Analis Kebijakan (dua orang), Ahli Pertama Pranata Hubungan Masyarakat (satu orang), Ahli Pertama Pranata Komputer (satu orang), dan Ahli Pertama Statistika (satu orang).

Lantas, berapa pelamar yang dinyatakan MS dan TMS?

Panitia Penerimaan CPNS BLAM 2019, Syamsuddin, menyatakan, untuk formasi Ahli Pertama Pranata Hubungan Masyarakat, dari 290 pelamar, mereka yang dinyatakan MS sebanyak 216 orang. Ini berarti, ada 74 pelamar dinyatakan TMS.

Sementara formasi Ahli Pertama Statistika, mereka yang masuk kategori MS berjumlah 141 orang, dan selebihnya (28 orang), dinyatakan TMS. Sementara, untuk formasi Ahli Pertama Peneliti, dari 103 yang melamar, mereka yang dinyatakan MS sebanyak 79 orang, sedangkan 24 orang dinyatakan TMS.

“Untuk Ahli Pertama Analis Kebijakan, dari 122 pelamar, mereka yang lulus MS 90 orang, dan 32 orang TMS. Lalu, untuk formasi Ahli Pertama Pranata Komputer, dari 78 pelamar, mereka yang MS 54 orang, dan sisanya, 24 dinyatakan TMS,” kata Syamsuddin, Selasa, 17 Desember 2019.

Berdasarkan surat Kementerian Agama Republik Indonesia Sekretaris Jenderal bernomor P-8733/SJ/B.II.2/KP.00.2/12/2019 tentang Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia 2019, yang ditekan Sekretaris Jenderal Kemenag yang juga selaku Ketua Panitia, M. Nur Kholis Setiawan, dijelaskan, pelamar yang dinyatakan MS berhak untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), sedangkan pelamar yang TMS tidak berhak mengikuti SKD.

Meski begitu, pelamar yang masuk kategori TMS diberikan hak untuk mengajukan sanggahan, yang dimulai 17 hingga 19 Desember 2019, melalui akun masing-masing pada laman https:sscasn.bkn.go.id.

Berdasarkan surat Kemenag itu, kata Syamsuddin, panitia seleksi CPNS akan menjawab sanggahan yang masuk mulai 20 sampai 26 Desember 2019, dan akan mengumumkan pelamar yang memenuhi syarat setelah masa sanggahan pada 27 Desember 2019 melalui akun masing-masing pada laman https:sscasn.bkn.go.id.

Menurut Syamsuddin, yang dimaksud masa sanggah seperti mengacu pada surat kemenag adalah, tidak dimaksudkan untuk mengubah kembali (dokumen), mengunggah ulang (dokumen), tidak untuk menambah informasi, tidak mengunggah dokumen yang salah, dan tidak untuk memperbaharui dokumen apapun, atau menambah dokumen apapun.

Seluruh pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat, wajib mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan Computer Assisted Test (CAT).

“Kartu Tanda Peserta Seleksi, waktu pelaksanaan, dan ketentuan SKD dengan CAT akan diumumkan kemudian pada laman https://kemenag.go.id dan media sosial kemenag (Instagram: @kemenag_ri / @cpnskemenag2019 dan Twitter: Kemenag_RI,” kata Syamsuddin, mengutip isi surat dari Kemenag tentang Hasil Seleksi Administrasi CPNS tersebut. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *