Mon. Jul 13th, 2020

BLAM

KEREN

BLAM Sosialisasikan Hasil Riset Tahap Kedua 2019 di Kendari

2 min read

Peserta sosialisasi hasil riset BLAM 2019 di Kendari. Foto: Dok. BLAM

933 total views, 4 views today

KENDARI, BLAM – Setelah menuntaskan semua rangkaian penelitian tahap kedua 2019, Peneliti Balai Litbang Agama Makassar akhirnya menggelar sosialisasi. Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di Hotel Claro Kendari, Selasa, 29 Oktober 2019.

Sebanyak tujuh judul riset yang dibahas dalam sosialisasi ini. Judul tersebut adalah:

  1. Efektivitas Pelayanan Bimbingan Manasik Haji pada Kementerian Agama di KTI;
  2. Peran Migran Bugis dalam Pengembanga Pendidikan Keagamaan;
  3. Moderasi Beragama dalam Tradidi Lisan di KTI;
  4. Konten Khutbah Jum’at di Perkotaan;
  5. Indeks Karakter Peserta Didik di KTI;
  6. Implementasi Kebijakan Pengangkatan Guru Pendidikan Agama di Sekolah Umum di KTI;
  7. Pengelolaan dan Pemberdayaan Guru Honerer di Madrasah di KTI.

Kepala sub Tata Usaha BLAM, Ilham, M,Si, dalam sambutannya menyatakan, judul-judul riset yang akan disosialisasikan ini telah didesiminasikan atau diseminarkan di Makassar. Artinya, segala masukan maupun kritikan dari peserta seminar, narasumber, dan konsultan internal penelitian, telah diperbaiki oleh masing-masing peneliti maupun koordinator penelitiannya.

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk menginformasikan hasil riset tahap kedua yang telah dilakukan BLAM selama tahun 2019,” kata Ilham.

Penelitian tahap kedua 2019 ini dilakukan di beberapa kota/kabupaten di Kawasan Timur Indonesia. BLAM kali ini memilih Kota Kendari untuk melakukan sosialisasi hasil riset, karena dianggap representatif.

“Hampir semua riset tahap kedua yang dilakukan Peneliti BLAM mengambil lokasi di Kota Kendari, atau Sulawesi Tenggara pada umumnya,” jelas Ilham.

Kegiatan ini dihadiri sebanyak 50 peserta dari kalangan stakeholder, baik dari Kementerian Agama Sulawesi Tenggara dan jajarannya maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. BLAM juga mengundang kalangan akademisi dan praktirsi, guru agama, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kota Kendari.

Peserta yang mengikuti sosialisasi, tampak serius mengikuti pemaparan masing-masing koordinator penelitian sejak pagi hingga sore hari. Secara bergantian, koordinator penelitian memaparkan temuan lapangan mereka secara singkat.

Usai memaparkan temuan lapangan mereka, beberapa peserta kemudian memberikan masukan, dan catatan-catatan berupa tambahan data yang mungkin terlupakan oleh penelitinya. (sta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *