Fri. Sep 25th, 2020

BLAM

KEREN

Prof Rahman Mas’ud Bedah Buku Mendakwahkan Smiling Islam

2 min read

Prof. H. Rahman Mas'ud, Ph.D (dua dari kiri) melakukan bedah buku di Makassar. Foto: M. Irfan

1,865 total views, 2 views today

MAKASSAR, BLAM – Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. H. Abd. Rahman Mas’ud, Ph.D, membedah buku terbarunya, “Otobiografi Intelektual; Mendakwahkan Smiling Islam Dialog Kemanusiaan Islam dan Barat”, di Hotel Claro Makassar, Senin, 2 September 2019.

Buku setebal 339 halaman, dan terbit April 2019 ini, menuangkan perjalanan dan pengalaman intelektual Rahman Mas’ud, saat ia menempuh program magister dan doktor di Universitas of California Los Angeles (UCLA) selama tujuh tahun, 1990-1997.

Buku terbitan Pustaka Compass, Tangerang, ini dibagi ke dalam tiga bagian. Tiap-tiap bagian menggambarkan kisah-kisah perjalanan intelektul Rahman di pelbagai tempat, mulai dari masa-masa kuliah di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, hingga menembus ketatnya persaingan di UCLA dengan beasiswa Fulbright.

Namun, yang menarik dari buku ini adalah, ada satu bagian berisikan sembilan makalah, yang kesemuanya menggunakan bahasa Inggris, dan sengaja tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Menurut Rahman, makalah yang ia buat menggunakan bahasa Inggris itu untuk menunjukkan orisinalitasnya, lantaran ia membuat saat dirinya berstatus mahasiswa S2 dan S3.

Selama di luar negeri, kegiatan keseharian Rahman tidak melulu hanya sibuk kuliah, tetapi juga aktif pada kegiatan socio-religious engagement, yang meliput pengajian, khutbah di beberapa kampus prestisius, menghadiri undangan tahlilan, tarawih dan ceramah di rumah anggota muslim Indonesia hingga ke Gedung KJRI Los Angeles, San Fransisco, Houston, dan Texas. Pada kegiatan seperti inilah, Rahman “mempromosikan” paham Islam yang ramah (Smiling Islam).

“Buku ini menghadirkan dua sisi dalam perjalanan hidup saya selama kuliah di UCLA, yaitu sisi kehidupan sehari-hari sebagai proses manusiawi, dan sisi kognitif berupa kerja-kerja akademik dan penyebaran wacana Islam moderat di Amerika Serikat,” kata Rahman.

Model yang dipraktikkan Rahman dalam memperkenalkan mendakwahkan Smiling Islam di Amerika Serikat, tak pelak membuat peserta bedah buku, memberikan apresiasi. Termasuk dua panelisnya, Sosiolog Universitas Hasanuddin, Prof Dr.H. Tahir Kasnawi, dan Peneliti Ahli Utama Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), Prof. Dr. H. Kadir Ahmad.

Acara bedah buku yang dimoderatori Kepala BLAM, H. Saprillah, M.Si, ini dihadiri sejumlah dosen, peneliti, dan aktivis.

Saat dibuka sesi pertanyaan, banyak peserta merasa “penasaran”, dan ingin mengetahui lebih mendalam mengenai mendakwahkan Smiling Islam. Terlebih lagi, itu dilakukan di Amerika Serikat, di mana jumlah umat Islam tergolong sedikit.

“Selama ini, kebanyakan buku menyandingkan Islam dengan Kristen. Tetapi, bagi saya, judul buku ini sangat menarik, karena melihat dengan perspektif berbeda, yaitu menyandingkan Islam dan Barat,” kata salah seorang penanya, Dr. Muhaimin, dosen Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

“Dengan mendakwahkan Smiling Islam, kita ingin menunjukkan Islam itu agama ramah, bukan pemarah. Maka dari itu, kita mesti terus menebar senyuman, termasuk membuka diri untuk berdialog, berdiskusi, dan terus belajar,” kata Rahman Mas’ud. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *