Sat. Apr 4th, 2020

BLAM

KEREN

12 Juli, Peneliti Turun Lapangan  

2 min read

Kepala Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), H. Saprillah, M.Si (baju batik),foto bareng dengan sebagian peneliti BLAM di kantor,, Kamis, 11 Juli 2019. Foto: Abu Muslim

762 total views, 4 views today

MAKASSAR, BLAM – Peneliti Balai Litbang Agama Makassar (BLAM) melakukan penelitian lapangan, Jumat, 12 Juli 2019. Selama 15 hari hingga 26 Juli 2019, para peneliti akan menyebar ke berbagai lokasi di Kawasan Timur Indonesia berdasarkan judul yang mereka usung.

Pada penelitian kali ini, masing-masing bidang penelitian turun dengan judul berbeda. Peneliti Bidang Lektur Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi, misalnya, akan meneliti “Moderasi Agama dalam Tradisi Lisan” dan  “Konten khutbah Jumat di Perkotaan”.

Peneliti Bidang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan akan meneliti “Dinamika Kebangsaan dan Keagamaan Masyarakat Perbatasan” dan  Efektivitas Pelayanan Bimbingan Manasik Haji”, sedangkan Peneliti Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan akan meneliti “Implementasi Kebijakan Pengangkatan Guru Agama di Sekolah Umum” dan “Pengelolaan dan Pemberdayaan Guru Honorer di Madrasah”.

Sebelum turun penelitian, peneliti terlebih dulu memaparkan hasil temuan penjajakan lapangan (studi awal) yang dilakukan selama sepekan, di lokasi masing-masing. Di depan narasumber, para peneliti, serta peserta luar, penyajian hasil penjajakan akan diketahui apakah lokasi yang mereka jajaki itu layak dilanjutkan ke tahap penelitian ataukah tidak.

Setelah penelitian lapangan usai, laporan hasil penelitian para peneliti ini akan diseminarkan,  dengan mengundang peserta yang relevan dengan tema-tema penelitian.

Tim Peneliti Ahli Utama Balai Litbang Agama Makassar, telah turun lapangan terlebih dulu. Selama 15 hari, mereka meneliti Pendidikan Keagamaan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Kepala Balai Litbang Agama Makassar, H. Saprillah, M.Si, berharap para peneliti dapat melaksanakan tugas penelitian dengan sebaik-baiknya.

“Saya juga berharap peneliti yang melakukan penelitian perlu memerhatikan masukan-masukan dan kritikan dari peneliti, narasumbernya, dan peserta luar, pada saat seminar penjajakan. Setidaknya, hal ini sangat penting untuk memandu kita membuat kerangka alur penelitian,” kata Saprillah.

Saprillah juga mengingatkan kepada seluruh peneliti untuk selalu menjaga kesehatan selama di lapangan.

“Mudah-mudahan bapak-bapak dan ibu-ibu peneliti selalu dalam kondisi sehat walafiat, dan bisa melaksanakan tugas penelitian dengan baik. Selain itu, saya juga berharap, semua peneliti dapat menyelesaikan laporan penelitiannya sesuai jadwal yang telah kita sepakati bersama,” imbuh Pepi, sapaan akrab Saprillah. (ir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright ©BLAMakassar2019 | Newsphere by AF themes.